JAKARTA – Nama jaksa senior purnatugas, Dr. Noor Rachmad, S.H., M.H., ramai diperbincangkan setelah diisukan masuk dalam bursa kandidat Jaksa Agung Republik Indonesia. Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) tersebut dikabarkan menjadi salah satu calon kuat untuk menggantikan posisi ST Burhanuddin.
Isu suksesi kepemimpinan di lingkungan Korps Adhyaksa ini mencuat seiring adanya kabar bahwa Noor Rachmad telah memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara. Kendati demikian, rumor perombakan tersebut sempat ditepis langsung oleh Jaksa Agung aktif ST Burhanuddin. Hingga saat ini, pihak Istana juga belum mengeluarkan pernyataan atau pengumuman resmi mengenai pergantian jabatan struktural tertinggi di Kejaksaan Agung tersebut.
Noor Rachmad sendiri dikenal sebagai salah satu figur senior yang memiliki rekam jejak panjang selama 35 tahun berkarier di lingkungan Kejaksaan RI. Pria kelahiran Semarang, 12 Juli 1959 ini merupakan alumnus S1 Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP) angkatan 1979. Ia kemudian menyelesaikan studi S2 di Universitas Airlangga dan meraih gelar Doktor (S3) dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2009.
Sebelum memasuki masa purnatugas, Noor Rachmad tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis. Jabatan struktural terakhir yang diembannya adalah Jampidum Kejaksaan Agung sejak Oktober 2015. Sebelumnya, ia juga pernah dipercaya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara. Di luar institusi kejaksaan, ia sempat mengemban amanah sebagai Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) pada tahun 2013.
Selain aktif di ranah hukum, peraih mantan Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) ini juga masih memimpin organisasi kemasyarakatan. Saat ini, Noor Rachmad tercatat aktif menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) untuk periode 2025–2030, sebuah organisasi resmi yang mewadahi para pensiunan pegawai dan jaksa di Indonesia. (Put)



