Pabrik PT Iluva Gravure Industry di Purwakarta Terbakar, 5 Unit Damkar Dikerahkan

PURWAKARTA – Kebakaran hebat melanda PT Iluva Gravure Industry yang berlokasi di kawasan industri Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 18.00 WIB.

Peristiwa kebakaran dilaporkan mulai terjadi pada Senin sore sekitar pukul 18.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar karena material yang terbakar diduga kuat didominasi oleh limbah plastik dan tumpukan bahan mudah terbakar lainnya di dalam area kawasan industri tersebut.

Warga di sekitar lokasi sempat mendengar beberapa kali suara dentuman dari dalam pabrik, yang disusul dengan melesatnya kobaran api ke udara. Hingga malam hari, api terpantau masih berkobar hebat dan petugas terus melakukan upaya pemadaman total serta lokalisasi area agar kebakaran tidak merembet ke pemukiman atau bangunan pabrik lain di sekitarnya.

Berdasarkan laporan terkini dari lapangan, Pos Damkar Cikopo bersama Mako Pusat Damkar Kabupaten Purwakarta langsung bergerak cepat. Sedikitnya lima unit armada mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Petugas di lapangan mengakui proses pemadaman membutuhkan waktu ekstra lantaran material plastik memicu titik api tetap panas dan membesar.

“Kami langsung menerjunkan lima unit armada mobil pemadam dari Pos Cikopo dan Mako Pusat. Kendala di lapangan adalah material plastik yang terbakar sangat tebal, sehingga menciptakan titik api yang sangat panas dan membutuhkan waktu ekstra untuk proses lokalisasi,” ujar salah seorang petugas Damkar di lokasi kejadian.

Aparat kepolisian setempat segera mengamankan area sekitar pabrik guna memberikan ruang bagi armada Damkar yang keluar-masuk. Terkait penyebab pasti kebakaran, total kerugian materiil, maupun ada atau tidaknya korban jiwa, pihak berwenang menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam proses penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

“Saat ini fokus kami adalah mengamankan perimeter luar pabrik dan mengatur lalu lintas agar mobil Damkar bisa keluar-masuk dengan lancar. Terkait penyebab kebakaran dan total kerugian, kami belum bisa berspekulasi karena pemeriksaan baru akan dilakukan setelah api padam sepenuhnya,” tegas perwakilan kepolisian setempat.

Pihak berwenang dan tokoh masyarakat mengimbau kepada warga maupun pengendara yang melintas di sekitar jalur Cikopo untuk tetap waspada, tidak berkerumun mendekati titik kebakaran demi menonton, serta memberikan prioritas jalan bagi kendaraan darurat.(put)