MK Putuskan Azis-Eti Menang Pilwakot Cirebon

TRANSJABAR.COM, CIREBON–
Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pasangan calon (paslon) Nashrudin Azis-Eti Herawati (Pasti) sebagai pemenang dalam pemungutan suara ulang (PSU) Pilwalkot Cirebon melalui Putusan Nomor Perkara 8/PHP.KOT-XVI/2018, yang dibacakan, Rabu (31/10).
Ketetapan itu dibacakan majelis hakim dalam sidang Pengucapan Putusan di MK.

Sidang putusan perselisihan hasil pilkada (PHP) Kota Cirebon antara pasangan Bamunas Setiawan Boedima-Effendi Edo (Oke) dengan Nashrudin Azis-Eti Herawati (Pasti), sempat belum ada kepastian. Melalui laman resminya, MK melayangkan agenda sidang, Rabu (31/10), pukul 14.00 WIB.

Menurut Kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon, Absar Kartabrata dirinya membenarkan. KPU juga sudah menerima undangan MK melalui pesan singkat dan pemberitahuan e-mail dengan agenda tunggal, yakni Pengucapan Putusan Nomor Perkara 8/PHP.KOT-XVI/2018 (PHP Walikota Cirebon).

Absar menegaskan, dengan agenda tunggal tersebut, sangat tidak dimungkinkan pada sidang MK ini membahas masalah lain. Termasuk pengajuan surat permohonan dari pihak pemohon pada sidang sebelumnya.

“Ya realistis saja. Tidak ada celah lagi untuk memasukkan pembahasan apapun selain pengucapan putusan,” ujar Absar kepada awak media.

Absar juga sangat yakin majelis hakim menerima laporan pelaksanaan dan hasil pemungutan suara ulang (PSU). Sebab, tidak ada permasalahan dari Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu) Kota Cirebon yang disupervisi Bawaslu Jawa Barat dan Bawaslu RI.

Kedua saksi mandat paslon dan semua saksi yang hadir pada rekap pleno KPU, semua setuju dan menandatangani berita acara.

“Atas pertimbangan itu, saya yakin hakim akan menetapkan hasil PSU Kota Cirebon sah sesuai aturan,” ucapnya kepada wartawan.

Ketua Bawaslu Kota Cirebon M Joharudin mengaku telah menerima undangan dalam pembacaan putusan di MK. Johar mengimbau kepada seluruh pihak, untuk menghormati proses Pilwalkot Cirebon yang saat ini masih di MK dengan apa pun keputusannya.

Pihaknya berkeyakinan, MK memutuskan yang paling adil dan terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon. Untuk itu, kepada seluruh elemen masyarakat, para pendukung pasangan calon, agar tetap menjaga suasana kondusif.

“Tetap saling menghormati dan menghargai. Jangan ada yang saling merendahkan. Seluruh elemen masyarakat hendaknya bersatu padu, menjaga Kota Cirebon agar dapat melesat maju sebagai kota terdepan dan termaju di Jawa Barat,” imbuhnya. (Kenant).