Wabup Jigus Apresiasi 565 Lulusan SMKM Lemahabang, Siap Kerja dan Bersaing di Era Industri

Kabupaten Cirebon | Transjabar.com – Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, mengapresiasi capaian SMK Muhammadiyah (SMKM) Lemahabang yang dinilai berhasil mencetak lulusan siap kerja dan mampu bersaing di era globalisasi serta dunia industri.

Sebanyak 565 siswa kelas XII SMKM Lemahabang dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih tiga tahun. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran para pendidik yang bekerja dengan penuh dedikasi, semangat, dan keikhlasan dalam memberikan ilmu pengetahuan sesuai program pendidikan sekolah.

Sebagai bentuk rasa syukur, keluarga besar SMKM Lemahabang menggelar Tasyakuran kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 di aula sekolah, Senin (4/5/2026). Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon Novi Hendrianto, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Cirebon menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pendidik yang telah berhasil membina generasi muda Muhammadiyah hingga siap terjun ke dunia kerja.

“SMK Muhammadiyah Lemahabang merupakan salah satu SMK percontohan di Kabupaten Cirebon. Lulusannya terbukti siap kerja,” ujarnya.

Wakil Bupati yang akrab disapa Jigus itu juga mengaku bangga atas perkembangan pesat dunia pendidikan Muhammadiyah yang dinilai mampu menjawab tantangan industri modern.

“Kami sangat mengapresiasi kemajuan SMK Muhammadiyah yang mampu berkembang pesat dengan konsep pendidikan yang adaptif dan kompetitif di era globalisasi,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, menegaskan pentingnya kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Saat ini jumlah lulusan SMK di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 12.000 setiap tahun. Ini membutuhkan ketersediaan lapangan kerja yang besar. Karena itu, kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas peluang kerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, angka pengangguran di Kabupaten Cirebon menunjukkan tren menurun, dan pemerintah akan terus berupaya menekan angka tersebut melalui penyediaan lapangan kerja yang memadai.

Sementara itu, Kepala SMKM Lemahabang, Mohamad Ruspandi, didampingi jajaran sekolah, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan 100 persen peserta didik tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 565 siswa telah menyelesaikan pendidikan di SMKM dan siap bekerja serta bersaing dengan lulusan dari sekolah lain,” terangnya.

Ruspandi menambahkan, kegiatan tasyakuran diisi dengan berbagai agenda sosial dan edukatif, seperti silaturahmi dengan wali murid, donor darah, servis gratis, pembuatan SKCK, hingga bazar kewirausahaan siswa.

“Semua ini merupakan wujud syukur dan kebanggaan kami. Kami berpesan agar para lulusan terus giat belajar dan menjaga nama baik almamater di mana pun berada,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih serta permohonan maaf kepada seluruh pihak, khususnya para wali murid, atas kepercayaan yang telah diberikan selama proses pendidikan.

“Semoga ilmu yang kami berikan bermanfaat bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan, meniti karier, maupun berwirausaha,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Ruspandi berharap seluruh lulusan SMK Muhammadiyah dapat meraih cita-cita dengan tetap berpegang teguh pada nilai dan norma agama.

“Semoga seluruh lulusan mampu meraih masa depan yang gemilang dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” pungkasnya.

( Falah )