CIREBON | Transjabar.com– Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon terus memperkuat program sosial dan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program unggulan “Sahaza” atau Satu Keluarga Satu Sarjana.
Pada tahun 2026, BAZNAS Kota Cirebon menyiapkan kuota bagi 25 orang penerima manfaat dari kalangan masyarakat kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, Senin ( 20/4/26 ).
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H. Hamdan, S.Ag., M.Pd., mengatakan program ini menjadi bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan tinggi.
“Program Sahaza ini kami hadirkan agar keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melahirkan sarjana di keluarganya. BAZNAS akan membiayai mahasiswa penerima manfaat sampai lulus,” ujar Hamdan.
Ia menjelaskan, salah satu persyaratan utama untuk mengikuti program tersebut adalah adanya surat keterangan aktif dari kampus, minimal mahasiswa sudah berada pada semester tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Selain program Sahaza, BAZNAS Kota Cirebon juga akan meluncurkan program bantuan sosial bagi para marbot masjid dan imam masjid.
Program tersebut direncanakan akan memberikan bantuan sembako kepada marbot masjid, serta bantuan bagi imam masjid dengan skema satu masjid untuk empat orang penerima manfaat.
“Ini merupakan bentuk perhatian kami kepada para marbot dan imam masjid yang selama ini telah mengabdikan diri dalam pelayanan umat. Mereka juga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan,” tambahnya.
BAZNAS berharap seluruh program yang dijalankan pada tahun 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kota Cirebon.
( Ade falah ).



