KABUPATEN CIREBON | Transjabar.com — Menjelang pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada November mendatang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cirebon terus mengintensifkan konsolidasi internal. Kali ini, penguatan organisasi menyasar Daerah Pemilihan (Dapil) V yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Pangenan, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi antarpengurus sekaligus memastikan struktur partai di tingkat kecamatan hingga desa tetap aktif menjalankan fungsi organisasi.
Hadir dalam kegiatan itu Pembina PSI, H. Bisri dan Hj. Amenah; Ketua DPD PSI Kabupaten Cirebon, Capt. H.M. Haryanto; Ketua Harian, H. Carkim; serta Bendahara DPD PSI Kabupaten Cirebon, Sudarto, S.H. Turut hadir jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan hingga pengurus ranting di wilayah Dapil V.
Ketua DPD PSI Kabupaten Cirebon, Capt. H.M. Haryanto, menegaskan bahwa konsolidasi bukan sekadar agenda pertemuan rutin, melainkan bagian dari upaya memperkuat soliditas dan kesiapan organisasi dalam menghadapi tahapan politik mendatang.
“Konsolidasi partai sangat diperlukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memanaskan mesin partai menjelang Pileg 2029. Target kami jelas, PSI harus bekerja maksimal dan memperkuat organisasi dari seluruh tingkatan,” tegas Haryanto.
Menurutnya, penguatan struktur harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya menjelang agenda politik tertentu. Ia menekankan pentingnya peran pengurus DPC di tingkat kecamatan hingga DPRt di tingkat desa agar koordinasi organisasi berjalan lebih efektif.
Haryanto juga menyampaikan bahwa wilayah Dapil V menjadi salah satu fokus penguatan organisasi PSI Kabupaten Cirebon. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antarpengurus dinilai perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Rakorda November mendatang dan Pemilu 2029.
Sudarto: Konsolidasi Harus Berjalan Seiring Kedekatan dengan Rakyat
Sementara itu, Bendahara DPD PSI Kabupaten Cirebon, Sudarto, S.H yang akrab disapa Kang Darto, menyoroti pentingnya menjaga komunikasi yang sehat dengan masyarakat. Menurutnya, konsolidasi organisasi tidak cukup hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga harus diikuti kesediaan untuk mendengarkan aspirasi warga.
“Bagi kami, konsolidasi bukan hanya soal merapatkan barisan di internal partai. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana seluruh pengurus mampu membangun komunikasi yang sejuk, menjaga kebersamaan, dan benar-benar mendengarkan kebutuhan masyarakat,” ujar Sudarto.
Ia menegaskan, kehadiran partai di tengah masyarakat semestinya diwujudkan melalui komunikasi yang terbuka, sikap yang santun, serta perhatian terhadap persoalan yang dihadapi warga.
“Jangan sampai organisasi terlihat aktif hanya ketika ada agenda politik. Pengurus harus tetap hadir, menjalin silaturahmi, dan membuka ruang dialog dengan masyarakat. Aspirasi dari tingkat bawah perlu didengar agar menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menjalankan program serta sikap politik partai,” tambahnya.
Sudarto juga menilai, persiapan menuju Rakorda November mendatang perlu dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesiapan struktur, memperjelas koordinasi, serta menyamakan langkah antarpengurus di setiap tingkatan.
Dengan demikian, konsolidasi di Dapil V diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan komunikasi publik, dan membangun kedekatan yang berkelanjutan dengan masyarakat.
DPD PSI Kabupaten Cirebon selanjutnya akan mematangkan koordinasi internal sebagai bagian dari persiapan menghadapi Rakorda dan agenda politik menuju Pemilu 2029.
( Falah )



