Antisipasi Kerusakan Meluas, UPTD Lakukan Penanganan Darurat pada Bahu Jalan yang Retak

PURWAKARTA – Pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) bergerak cepat melakukan tindakan darurat berupa penutupan bahu jalan di lokasi terdampak kekeringan . Langkah ini diambil setelah kemarau panjang memicu keretakan pada tanah timbunan yang berada di samping wing wall (dinding sayap jembatan). Kondisi ini dinilai rawan karena saat terjadi hujan, air langsung masuk dan meresap ke dalam celah retakan tersebut.

Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dina Cahyadi, S.T. menjelaskan:

“Pihak uptd sudah melakukan tindakan darurat untuk penutupa bahu jalan, akibat kemarau panjang, tanah timbunanan disamping wing wall terjadi retakan. Pada saat air hujan datang, masuk kedalam retakan tersebut” jelas Kabid Dina Cahyadi, S.T (25/10/2026).

Untuk mengantisipasi kerusakan yang lebih parah, pihak terkait tengah merencanakan pembenahan permanen. Rencananya, area bahu jalan tersebut akan ditutup menggunakan lapisan beton agar sepenuhnya kedap air dan mencegah rembesan di masa mendatang. Monitoring berkala terus dilakukan untuk memastikan stabilitas struktur di sekitar lokasi.

“Kami monitoring , nanti bahunya akan ditutup oleh beton supaya kedap air, Besok akan monitor lebih lanjut sampai ke bangunan bawah, pondasi dan wing.wall”. ujarnya

Selanjutnya, peninjauan menyeluruh dijadwalkan secara intensif pada besok pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Pemeriksaan akan difokuskan hingga ke bagian bangunan bawah, termasuk area pondasi dan wing wall. Keputusan mengenai langkah teknis lanjutan yang akan diambil sangat bergantung pada hasil pemantauan total terhadap kondisi fisik infrastruktur tersebut besok.

(Put)