Projo Purwakarta Soroti Penerimaan Dewas

Newsnet.id – Ketua Projo DPC Kabupaten Purwakarta Asep Burhana soroti menyusul seleksi penerimaan Dewas Pengawas Perumda Gapura Tirta Rahayu yang dilaksanakan secara buka tutup, dan terkesan sudah dikondisikan sehingga pemain lama disetting bakal masih nongkrong sebagai dewas, khususnya dari jalur independent.   

Informasi terhimpun, dari jumlah pendaftar sebanyak 14 orang yang berhasil lolos seleksi sebanyak 7 orang, namun dianggap belum memenuhi syarat, sebab pendaftar ASN masih belum memenuhi persyaratan diantaranya harus ada eselon III, mengingat sebelumnya baru ada 2 dari jalur ASN, yakni Agung Wahyudi, ST dan Siti Ida Hamidah, MM.

Sedangkan dari jalur independent ada nama 5 orang yakni, Ir. Tri Hartono, MM, Dimas Andriani, S.P, Triana Apriani, SHI,ME,  H Lalam Martakusumah, SE,MM, dan Riana Afriadi, SS, mereka yang lulus seleksi dan diterbitkan pada tanggal 4 Maret 2022 dengan Pengumuman Nomor : 007 / Pansel – Dewas / III/2022, secara valid ke 7 orang tersebut dikatakan lolos dari seleksi, yang nantinya ke 7 orang tersebut kembali akan bersaing di Uji Kompetensi untuk mendapatkan 3 orang dewas dari jalur independent dan 2 orang dari jalur ASN.

Namun, semua jadual pengumuman kembali bakal berubah, mengingat jadual pendaftaran yang sebelumnya sudah ditutup pada tanggal 25 Februari 2022 dan pansel sudah melaksanakan seleksi malah diintruksikan kembali oleh Sekda Purwakarta untuk kembali dibuka.

Sebelumnya Sekda Purwakarta mengatakan, bahwa dibukanya kembali pendaftaran disebabkan karena jumlah pendaftar masih jauh dari cukup, sehingga kurang termasuk jumlah pendaftar dari jalur ASN, dari eselon III tidak ada dalam pendaftar.

Ketua Projo Purwakarta Asep Burhana menilai, hadirnya kembali Tri Hartono sebagai calon dan lolos diseleksi Dewas Perumda Gapura Tirta Rahayu dianggap terlalu berlebihan memberikan banyak toleransi.

Tri Hartono dianggap telah gagal melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap PDAM, sehingga banyak bermunculan kasus, mulai temuan BPK, penyelidikan pihak Polres Purwakarta sampai dengan persetruan internal di tubuh Gapura Tirta Rahayu tersebut yang berimbas pada pemecatan Direktur Keuangan Kusman dari jabatannya.  

“Sebaiknya orang lama istirahat saja dulu, beri kesempatan yang lainya, toh di Purwakarta ini banyak orang pintar dan berkompeten, “ kata Asep Burhana, Rabu ( 10/3/2022).

Apalagi pihak pansel Perumda Gapura Tirta Rahayu telah mengingatkan diusia Tri Hartono yang sudah 60 tahun sudah dianggap tidak laik kembali menjadi dewas, dan itu sesuai dengan amanat Permendagri No 37 Tahun 2018.

“ Ini terkesan memaksakan dan dipaksakan, beri dong kesempatan pada yang lainya, “ katanya.

Termasuk kata Asep Burhana, dari jalur ASN, sebaiknya pejabat yang diduga bermasalah sebaiknya jangan lagi dilibatkan, alangkah baiknya pejabat yang bersih dan berkompeten diberikan kesempatan untuk menempati sebagai Dewas Perumda Gapura Tirta Rahayu.

Sedangkan Sekretaris Pansel Dewas Perumda Gapura Tirta Rahayu, Nani Mardiani ketika dikonfirmasi soal tahapan seleksi lanjutan mengingat ada penambahan jadual pendaftaran saat ditanya siapa saja yang kembali mendaftar dan kapan pengumuman seleksi hanya menjawab singkat melalui WhatsApp.

“ Pendaftaran akan dimulai dari tanggal 21 sampai dengan 24 Februari 2022, dan maaf itu urusan konsultan, “ singkatnya. (ctr).