14 Tahun TKW Asal Purwakarta Tak Pulang

Newsnet.id – Hingga saat ini pihak keluarga belum mendapat kabar secara pasti, kenapa Tati Soprihatini Binti Khoerudin yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi sejak 14 tahun silam tidak juga pulang ke kampung halamannya di Kampung Karajan RT 003/001, Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Diduga awal pemberangkatan Tati Soprihatini ke Arab Saudi juga sudah banyak menuai banyak pertanyaan. Pasalnya, baru juga sampai di Airport Dubay dikabarkan sudah dijemput oleh seseorang yang katanya majikan.

https://youtu.be/XdedpnteZBY

Iis Komariah, bibi Tati saat ditemui wartawan mengatakan, pihak keluarga sangat berharap Tati bisa pulang dengan selamat, dan hak – haknya juga diberikan. Pasalnya kata Iis, sejak berangkat sebagai TKW di Arab Saudi pada tahun 2006 silam, pihak keluarga baru satu kali mendapatkan informasi tentang keberadaanya.

Seolah kata dia, untuk mendapatkan informasi tentang Tati ditutup- tutupi oleh pihak majikan. Sehingga keluarga selalu gagal mendapatkan informasi keberadaan Tati yang sebenarnya.

“ Berangkat sebagai TKW satu PJTKI dengan saya, dan berangkat tahun 2006, kalau saya dianter sampai rumah majikan, sedangkan Tati dijemput sama majikan, namanya Jahad Abdurrahman Alhayan  , “katanya, Rabu ( 26/2/2022).

Ia mengaku kaget dan bertanya – tanya, kenapa baru sampai Airport sudah dijemput. Tapi karena dirinya belum berpengalaman dan baru pertama menjadi TKW, hanya bisa terdiam dan tidak bisa berbuat apa – apa.

“Sudah 15 tahun ini baru sekali ada kabar, itu juga melalui telepon. Tapi anehnya ketika kami sebagai keluarga ingin menghubungi melalui video call, alasanya dari majikan Tatinya tidak mau. Majikanya terkesan melarang berkomunikasi dengan keluarga, “ ujarnya heran.     

Ia menjelaskan, persoalan ini sudah diinformasi kepihak sponsor Yatmi diteruskan ke PJTKI PT. Aulia Duta Pratama  yang memberangkatkan Tati, namun hingga saat ini belum ada jalan keluarnya. Pihak keluarga belum juga mendapatkan kabar berita tentang Tati.

“ Pihak keluarga ingin ada kabar, kami kuatir ada apa apa dengan Tati, sudah 14 tahun, satu kali dikasih kabar melalui telepon itu, juga 10 tahun lalu, “ jelasnya. ( ctr).