Simbolis, Dinkop Karawang Salurkan Peralatan Tata Boga

Transjabar.com – Plt. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, Drs. Ade Sudiana didampinggi Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Agus Jaelani, SH mengatakan pihaknya telah melaksanakan program kegiatan bantuan paket barang kepada pelaku usaha mikro kewirausahaan pemula, Kamis, 27 Oktober 2022.

Ia katakan, bantuan diberikan kepada pelaku usaha yang mengikuti pelatihan selama tiga hari dan sudah mendapatkan serifikat pelatihan.

” Jumlahnya 30 untuk pelaku usaha pemula, terbagi kewirausahaan tata boga 30 orang, dan Sablon sebanyak 20 orang,” jelasnya.

Bantuan ini dikhususkan untuk pelaku usaha yang terdapat dilokasi yang masuk kategori wilayah miskin ekstrim.

“Tersebar di lima kecamatan dan 25 desa, ” jelasnya.

Sementara itu, untuk jenis bantuan yang diberikan pelaku usaha pemula di wilayah miskin ekstrim sebanyak 10 gerobak, dan 20 gerobak tersebar di wilayah non miskin ekstrim.

” Dan bantuan minibot sebanyak 30 unit, 10 dilokasikan di wilayah miskin ekstrim, dan 20 unit untuk UKM tersebar, ” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang terealisasikan, walaupun sebagian barang belum dikirim, dan sebagian kegiatan masih dalam proses, diantaranya, coking tools,utility set, craft set dan konveksi.

” Tapi sudah terjadual, tinggal pelaksanaan berjalan, dan akhir tahun clear disalurkan,” pungkasnya.

Ia katakan, bantuan diberikan kepada pelaku usaha yang mengikuti pelatihan selama tiga hari dan sudah mendapatkan serifikat pelatihan.

” Jumlahnya 30 untuk pelaku usaha pemula, terbagi kewirausahaan tata boga 30 orang, dan Sablon sebanyak 20 orang,” jelasnya.

Bantuan ini dikhususkan untuk pelaku usaha yang terdapat dilokasi yang masuk kategori wilayah miskin ekstrim.

“Tersebar di lima kecamatan dan 25 desa, ” jelasnya.

Sementara itu, untuk jenis bantuan yang diberikan pelaku usaha pemula di wilayah miskin ekstrim sebanyak 10 gerobak, dan 20 gerobak tersebar di wilayah non miskin ekstrim.

” Dan bantuan minibot sebanyak 30 unit, 10 dilokasikan di wilayah miskin ekstrim, dan 20 unit untuk UKM tersebar, ” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bantuan yang terealisasikan, walaupun sebagian barang belum dikirim, dan sebagian kegiatan masih dalam proses, diantaranya, coking tools,utility set, craft set dan konveksi.

” Tapi sudah terjadual, tinggal pelaksanaan berjalan, dan akhir tahun clear disalurkan,” pungkasnya. (sr/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *