Ketua P3A Desa Cariumulya Diduga hanya Boneka

Karawang|Newsnet.id- Diduga RT Uyan hanya sebagai ” Boneka” dalam memegang jabatan Ketua Perkumpulan Petani pemakai AIR (P3A) Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari Karawang. Betapa tidak, RT seperti kebingungan saat ditanya sekitar pelaksanaan proyek P3TGAI, dan langsung menyerahkan giat proyek tersebut ke kepala desanya.          

” Kalau mau nanya kegiatan proyek bersama anggarannya, kalau tidak ke Pk.  Dedy Bedahara, atau ke Pk.  Kades Desa Cariumulya saja Pk. Engkus, ” kata RT Uyan, seraya mengajak ke rumah Dedy Bendara P3A dan Kades Cariumulya, Engkus.

Namun saat RT Uyan tiba di rumah Dedy Bendahara P3A, secara kebetulan sedang tidak  berada di rumah, dan saat berkali kali dihubungi melalui Ponselnya tidak diangkat.

” Bapak sedang tidak ada di rumah dan HP nya tertinggal di rumah,” kata istrinya Dedy. 

Disinyalir, RT Uyan selaku Ketua P3A tidak diberi peran dalam mengelola proyek saluran irigasi BBWS dengan anggaran RP 195 juta tersebut. Akhirnya,  guna menjawab komfirmasi wartawan, langsung menghubungi Kades Cariumulya, Engkus. 

Kades Engkus pun, ketika dihubungi RT.  Uyan segera merapat, dan langsung menjawab pertanyaan wartawan.  Kata Kades Engkus, suatu hal yang mustahil, jika RT.  Uyan selaku ketua P3A tidak tahu menahu giat proyek BBWS tersebut.        

Menurut Kades, Engkus saat ditanya soal Aktapendirian P3A yang diketuai RT.  Uyan sudah dibiut sejak 2 tahun lalu. Kemudian, sekitar pengerjaan proyek jaringan irigasi tersebut, dilakukan sepuluh hari sebelum puasa.

” Anggaran termen pertama yang 70 persen sudah cair, dan sekarang tinggal menunggu termen ke dua yang 30 persen,” kata Kades Engkus.          

Menjawab pertanyaan jika dana APBN tidak terserap akibat tidak sesuai dengan hari kerja 77 hari harus dikembalikan, kata Kades Engkus itu tidak benar.” Masa uang sudah dicairkan, harus dikembalikan, ” pungkas Kades Engkus segera bergegas meninggalkan rumah Deddy Berdaharan P3A yang diketuanya RT Uyan. (Jay/red).