KPK Amankan 12 Orang Kasus OTT Bupati Bogor

Newsnet.id – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dalam keteranganya Persnya menyampaikan dengan perkembangan kasus Operasi Tangkap Tangan ( OTT) yang dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor dan Bandung pada Selasa ( 26/4/2022) pukul 00.00 wib dini hari yang melibatkan Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin

Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya Persnya diGedung Putih KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan , Kamis ( 28/4/2022) mengatakan, KPK dalam kegiatan OTT berhasil mengamankan sebanyak 12 orang. Ia sampaikan, dari 12 orang yang diamankan, sebanyak 8 orang ditetapkan sebagai tersangka, diantaranya Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin.

Firli merinci 8 orang tersangka dalam dugaan kasus pemberi suap tersebut yakni,berinisial AY Bupati Kabupaten Bogor Periode 2018 – 2023. MA, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bogor. IA, Kasubdit Kas Daerah BPK AD Kabupaten Bogor. RT, PPK Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Firli menjelaskan, bahwa ke 4 orang ini dijerat dengan melanggar Pasal 8 ayat ( 1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi Nomor 20 Tahun 2021, tentang perubahan Atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat ( 1) kle 1 KUHP.

Sementara itu 4 orang sebagai penerima suap yakni, tersangka berinisial ATM, pengawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat pada Kasub Auditor IV Jawa Barat 3 Pengendali Tehnis. AM, pegawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat sebagai Ketua Tim Audit Intern Kabupaten Bogor. HNRK, pemeriksa pegawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat. GGTR, pemeriksa pegawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat.

Ke 4 orang pegawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat tersebut ditetapkan sebagai tersangka menerima suap dan melanggar Pasal 12 huru aatau b atau pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat ( 1) ke 1 KUH Pidana.(ctr).