Buntut Kasus Pembunuhan Brigadir J, 62 Personel Metro Jaya Dimutasi

Transjabar.com – Mutasi dan rotasi mulai dilakukan secara besar -besaran di tubuh Polri, mutasi dilakukan buntut dari kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, seperti diketahui Brigadir J di eksekusi di kediaman mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo terbukti melanggar etik Polri, dan saat ini sudah diberhentikan tidak hormat berdasarkan putusan sidang etik yang digelar di gedung TNCC Mabes Polri, 26 Agustus 2022.

Mutasi besar – besaran berdasarkan surat telegram Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, khususnya mutasi di lingkungan Polda Metro Jaya. Setidaknya ada 62 anggota Polri yang bertugas di Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulfan membenarkan mutasi dan rotasi sebanyak 62 personel Polda Metro Jaya, termasuk personel Polda Metro Jaya yang menjabat Wadir, dan beberapa Kasubdit orang personel yang menjabat sebagai Kasubdit.

Dalam kesempatan itu, Endra menyampaikan akan tetap solit dan tetap loyal dengan keputusan yang ditetapkan pimpinan Polri. ( er/ctr).