Korupsi Dana Hibah, 5 Komisioner KPU  Ditahan

TRANSJABAR.COM | Lima orang komisioner KPU Kepulauan Aru akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Korupsi hibah Pilkada tahun 2020.

Kelima orang anggota komisioner KPU Kepulauan Aru tersebut yaitu; Mustafa Darakay, Yoseph Sudarso Labok, Muhammad Ajir Kadir, Kenan Rahalus, dan Tina Jovita Narubun. Mereka para  tersangka resmi ditahan setelah melalui proses pemeriksaan yang panjang.

Dalam keterangan Persnya, Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Alzit Latuconsina mengatakan penahanan dilakukan setelah ditetapkan sebagai tersangka Satuan Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polres Kepulauan Aru dan dilimpahkan ke jaksa untuk disidangkan.

Kelima orang tersangka tersebut ditahan selama dua puluh hari ke depan sambil menunggu berkas perkara korupsi dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Ambon untuk disidangkan.

” Mereka terlibat kasus penyalahgunaan dana hibah Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aru tahun 2020 senilai Rp 2,8 miliar, ” kata Alzit Latuconsina, Rabu ( 17/1/2024).

Lebih lanjutan kata Alzit Latuconsina JPU Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru melakukan penahanan terhadap lima orang terdakwa, statusnya terdakwa, perkara Tipikor penyalahgunaan perkara dana hibah pemilihan bupati dan wakil Bupati Kepulauan Aru tahun 2020, hari ini ditahan di rutan dan lapas perempuan dan anak selama 20 hari terhitung sejak tanggal 17 Januari – 20 Februari 2024. ( son/red).