HUKRIM  

Gegara Posting Dimedsos, Seorang TKI Dilaporkan

transjabar.com – Depri Siregar, SH, yang didampingi pengacaranya, Hasan Mu’min  SH, melaporkan TKI berinitial ES yang tengah bekerja di Singapura ke Polres Karawang, Kamis (19/5).

Korban melaporkan TKI tersebut, atas dugaan telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur UU RI No.19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.          

Seperti dijelaskan Depri Siregar, SH, dihadapan penyidik Polres, dia mendapatkan postingan  berita tidak mengenakan yang ditenggarai menyerang pribadi dan profesinya, dari temannya bernama Budi, beralamat di wilayah Kecamatan Rengasdengklok.

Kemudian postingan yang menyeret profesi Depri tersebut dilansir oleh media online  beberapa hari lalu.        

Menurut Depri, lewat postingan media online tersebut ditulis, mohon diloloskan admin, biar tidak terjadi penipuan yg berlarut – larut lagi. Dah ada korbanya juga pas di cek di Polres Karawang juga sudah ada laporan pemalsuan alamat.

Dalam postingan tersebut, ” menyebut sebelum saya dan mantan suami, pengacara ngurus sidang cerai tapi alamat dipalsukan.”

” Jelas – jelas dirinya bercerai secara baik baik, tapi mantan salah memilih pengacara, sebaiknya kalau ada masalah mending pakai pengacara lain.”

“Ia licik di dunia mungkin anda bisa lepas tp di akhirat ntar anda jawab dan tanggung resikonya..krn posisi sy di Singapura jd pengacara ngeret duit nya mantan sy.”

Kata Hasan Mu’min, atas dasar postingan di media online atau medsos sudah menyerang harkat dan martabat kliennya, baik secara pribadi maupun profesi.

” Makanya persoalan ini dilaporkan ke Polres Karawang. Klien saya dengan tegas, tulisan yang diposting tersebut  tidak benar,” kata Hasan Mu’min, SH.       

Untuk itu, Hasan meminta agar penyidik segera memproses laporan kliennya. Agar tulisan yang diposting seorang TKI yang kini sedang bekerja di negara Singapura bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.       

Sementara, seorang TKI berinitial, ES yang kini sedang bekerja di Negara Singapura saat dikomfirmasi, melalui no telepon selularnya pada hari Kamis ( 1/5/2022) malah balik bertanya.

” Dapat no hape saya dari siapa ?, dan kalau postingan itu dianggap menarik  yang menarik apanya ?. ” (Jay).