Dua Residivis Kasus Narkoba Kembali Diamankan

TRANSJABAR.COM | Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil amankan dua orang tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis Sabu dan Ekstasi, keduanya E (23) dan LH ( 35 ) merupakan residivis asal Sidoarjo, dan diamankan pada tanggal 22 Januari 2024.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suria Miftah kepada wartawan mengatakan, bahwa keduanya kerap keluar masuk penjara dan sempat dipenjara dalam kasus kriminal.

” Keduanya pernah ditahan, namun terus mengulang melakukan tindakan pidana. ” ujarnya, Jumat ( 2/2/2024).

Kompol Suriah menjelaskan, dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti berupa 2 plastik berisi Kristal putih narkotika jenis sabu dengan berat 99,310 gram dan 6,390 gram, 1 butir warna biru logo huruf QP dan kepala narkotika jenis extacy dengan berat netto 0,320 gram.

” Termasuk timbangan elektrik, 5 bendel plastik klip, skrop dari sedotan, buku catatan, sendok stanlais, sendok plastik, ATM dan HP, ” jelasnya.

Lebih lanjut kata Kasat Narkoba, dari keterangan tersangka, LH mendapatkan narkotika jenis sabu dengan cara menerima titipan dari M (DPO) pada Minggu 21 Januari 2024 sekira pukul 14.00 Wib.

Narkotika itu diambil secara ranjauan di daerah Masjid Agung, Taman Indah Surabaya. Pelaku saat itu mendapatkan sebanyak 100 gram sabu.

Kemudian, kata Suria pada tanggal 5 Januari 2024 sekira pukul 15.30 Wib ambil ranjauan di Jalan Ketintang Surabaya sebanyak 100 butir extacy dan maksud tujuan menerima adalah untuk dikirim kembali atas perintah M (DPO).

“Dari pekerjaan meranjau itu, pelaku mendapatkan komisi sebesar Rp. 2.000.000,”kata Kompol Suria.

Atas kasus tersebut, tersangka dijerat dengan tindak pidana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(Soni/red).