Zulfadli Berhaji dari Hasil Memulung

Zulfadli bersama Suminah Istrinya, saat di Asrama Haji Cianjur.Foto: Yusup Bahtiar/transjabar

transjabar_ CIANJUR- Zulfadli marbot Mesjid Nurul Huda di komplek restoran Simpang raya Kampung Pasekon Desa Cipendawa Kecamatan Pacet ini akhirnya bisa naik haji.

Selama 16 tahun Zul sapaan akrabnya Zulfadli yang berprofesi sebagai marbot masjid di Padang Satie tersebut juga kesehariannya mengumpulkan barang barang bekas untuk di jual kembali.

Dari hasil memulung, uang yang di dapatkan Zul itu kemudian di serahkan kepada Suminah (55) istri, “ selama belasan tahun uang pemberian suami saya di kumpulkan sedikit demi sedikit kemudian baru mencicil untuk ibadah haji,” tutur Fuad Mustofa, BA DKM Mesjid Nurul Huda ketika di konfirmasi oleh transjabar.com Kamis (16/8/2018) tersambung via telephone selularnya.

Kabarnya Zul pun tidak menyangka hasil dari memulung selama belasan tahun itu, digunakan istrinya untuk mencicil biaya haji. Lebih lanjut Fuad membenarkan, bahwa sejak kebakaran di pasar Cipanas beberapa tahun yang lalu, usaha milik Zulfadli menjadi hancur.

“Zulfadli ketika itu menuturkan ke para jema’ah serasa bermimpi dan percaya ngak percaya bahwa dirinya bisa beribadah dan berangkat ke tanah suci berdua denga istrinya. Apa lagi pekerjaan dirinya tak menentu tanpa penghasilan yang tetap.” Kini Zul dan istrinya berangkat ke tanah suci bergabung dengan kelompok terbang (kloter) 64 untuk menjalankan ibadah,

Semoga saja Zul bersama istrinya menjadi Jamaah, semoga saja Jamaah di pengajian Nurul Huda dan umat islam lainnya dapat mengikuti langkah yang telah dilakukan, kendati hanya sebagai pemulung, namun karena di dasari niat yang tulus akhirnya bisa menjadi tamu Allah SWT, pungkas Fuad. (Yusup Bachtiar).