Usai Dikukuhkan, Forum  HR & GA Purwakarta Gelar Seminar

TRANSJABAR.COM, PURWAKARTA – Pada hari Sabtu 30 Maret 2019 telah dilakukan seminar tentang bagaimana cara bearacara dan kiat- kiatnya di Pengadilan Hubungan Industrial ( PHI). Seminar ini digagas oleh Forum HR & GA Kabupaten Purwakarta dan dilaksanakan di Kawasan Industri Kota Bukit Indah. Pembicara adalah ahli dan praktisi hukum yaitu ; DR. Woeryono, SH. MH. MM., dan mantan Hakim pada Mahkamah Agung RI Bapak DR. Benard, SH. MM. Perselisihan di perusahaan umumnya terjadi antara karyawan, serikat pekerja dengan pihak perusahaan.

Secara umum perusahaan paling enggan berhubungan dengan perselisihan apalagi sampai ke ranah hukum. Namun demikian karena persoalan ini kerap terjadi menimpa perusahaan maka mau tidak mau perusahaan harus siap menghadapi persoalan hukum dan harus beracara di pengadilan hubungan industrial.

Banyak pertanyaan dari para peserta seminar diantaranya soal bagaimana cara beracara di pengadilan PHI, kenapa kebijakan perusahaan bisa dipersilisihkan, bagaimana dengan karyawan pensiun yang dipekerjakan kembali apakah bisa menuntut hak atas masa kerjanya  yang lalu, apakah seorang direktur bisa menuntuk hak uang pesangon dan lainnya. Itulah beberapa pertanyaan yang ramai disampaikan peserta. DR. Benard yang juga mantan Hakim Agung menyatakan bahwa semua perselisihan itu dimulai dari adanya ketidak sesuaian dan ketidakcermatan pihak perusahaan dalam membuat perjanjian antara perusahaan dengan karyawan.

Secara garis besar perselisihan terjadi karena 3 hal, yaitu ; perselisihan hak, perselisihan kepentingan dan perselisihan karena PHK. Seorang karyawan bisa diangkat menjadi seorang direktur baik melalui Rapat Umum Pemegang Saham ataau atas dasar penugasan. Khusus direktur yang diangkat berdasarkan RUPS maka hak nya harus tercantum dalam keputusan RUPS dan tidak berhak menuntuk hak atas masa kerjanya yang lalu sebelum diangkat menjadi direktur, kecuali yang diangkat berdasarkan penugasan oleh direksi atau komisaris bukan dalam RUPS maka dapat menuntut hak uang pesangon selama masa kerjanya.

Peserta seminar sangat antusias dalam menyampaikan pertanyaan dan diskusi. Tentu saja seminar ini sangat bermanfaat dan diikuti oleh lebih dari perwakilan dari 70 perusahaan yang ada di wilayah kabubaten Purwakarta dan sekitarnya. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia dari Forum HR & GA Bapak Ahmad Djirjis Ajraih yang didampingi oleh Ketua Forum Bapak Rustian Anwar.

Kegiatan ini tentu salah satu bentuk sumbangsih dari organisasi Forum HR & GA Kabupaten Purwakarta, yang diharapkan akan banyak lagi kegiatan yang lebih fokus khususnya pada bidang ;  bantuan hukum, training manajemen dan K3, peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota serta sumbangsih pemikiran kepada pemerintah daerah baik Purwakarta khsusnya dalam pengembangan ketenagakerjaan dan perusahaan, demikian disampaikan oleh Pembina Forum HR&GA Bapak H. Entis Sutisna yang hadir dalam acara tersebut.(ctr).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *