Tim SAR Terus Sasar Jasad Mak Emar

PURWAKARTA-Warga Desa Sukasari kecamatan Sukasari kabupaten Purwakarta, Emar binti Odid (63) masih belum diketemukan. Warga bersama tim SAR masih melakukan upaya pencarian, dengan menyusuri setiap titik di Danau Jatiluhur. Emak-emak itu, nekat ingin mengakhiri hidupnya dengan cara menyeburkan diri ke Waduk danau Jatilihur.

Sementara, dari Camat Sukasari, Jaya Pranolo, diperoleh keterangan, pihaknya mendapat kabar jika ada salah satu warga di wilayahnya itu, pergi dari rumahnya menuju tepian Waduk Jatiluhur. Kabar tersebut, diterimanya sekitar pukul 18.30 WIB, pada Senin kemarin (8/10) lalu.

“Salah seorang warga, saat itu menyampaikan jika ibu Emar terlihat setengah berlari menuju bibir Waduk Jatiluhur. Saat ditanya oleh warga tersebut, korban ini melontarkan jawaban mau bunuh diri,” ujar Jaya menirukan ucapan si pelapor, yakni Mak enok (60) warga sekitar, Selasa (9/10/2018).

Dari penuturan Enok, kata dia, dirinya sempat bertanya kepada korban, yakni sekedar menanyakan tujuannya mau kemana. Namun, justru jawabannya membuat kaget.

Mendengar penuturan korban, lanjut Jaya, saksi Enok langsung memberitahukan kepada penduduk lainnya. Kemudian, Enok bersama warga lainnya mencoba menyusul korban yang telah berjalan lebih dulu ke tepi danau tersebut.

Namun sayang, setibanya di bibir Waduk Jatiluhur warga tak menemukan keberadaan Emar. Warga, saat itu hanya menemukan sepasang sandal japit berwarna oranye. Serta, terlihat ada ada jejak kaki menuju waduk tersebut.

“Sejak ibu itu menghilang, warga kemudian melakukan upaya pencarian malam itu juga dengan alat seadanya. Namun, hingga Selasa (9/10) siang ini, keberadaan Emar masih misterius.

Sementara itu, saksi Enok mengaku, tak menyangka jika tetangganya itu berani melakukan aksi nekad. Dirinya tak mengetahui lebih jelas, penyebab Emar ingin bunuh diri. “Saya masih syok dengan kejadian ini. Soalnya, sebelum dia menuju waduk, sempat bilang ke saya ingin bunuh diri,” ucap Enok dengan mimik sedih.(Rosid/Tri).