Satpol PP Diminta Tertibkan Gepeng dan PKL 

FOTO : YUSUP BAHTIAR/transjabar

transjabar_PURWAKARTA – Warga merasa di risihkan dengan kehadiran gepeng di perempatan lampu merah atau pintu masuk tol Cikopo.
Dengan keberadaan gepeng tersebut, sangat menggangu para pengemudi roda empat terutama pengemudi roda dua.

“Tak seharusnya mereka yang masih berusia anak anak, remaja  dan dewasa hingga orang tua tersebut berada di lampu merah sambil meminta minta belas kasihan dari para pengemudi yang melewati perempatan, ini membahayakan jiwa mereka, bagaimana apabila tertabrak oleh kendaraan, siapa yang akan disalahkan dan beetanggung jawab disini,” tutur Ujang Alim Hadi warga Cikopo ketika di konfirmasi oleh transjabar. com Senin (16-7- 2018).

Menurut Ujang Alim, jelas dalam hal ini yang harus bertindak adalah Satpol-PP dan Dinsos Kabupaten Purwakarta.

“Kami berharap kepada intansi terkait agar segera turun tanggan menertibkan mereka, termasuk para pedagang kaki lima(PKL), karena nampak ke kumuhan itu salah satunya dari PKL, dan diharapkan pula dilokasi tersebut harus ada Posko Satpol-PP untuk penindakan penertiban demi keamanan, ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan,”sebutnya.

Selain harus ditertibkan, sambung Ujang Alim, tentunya para Gepeng dan PKL yang berada di sekitar perempatan lampu merah Cikopo tersebut, harus dibina oleh Pemerintah agar mereka tak kembali lagi disana.

Ditemui terpisah, Ano Suharyono, SH Tenaga Kerja Sukarela(TKSK)Kecamatan Bungursari menuturkan, ” saya sudah melaporkan keberadaan Gepeng tersebut ke Dinas Sosial, namun hingga saat ini belum juga ada tindakan,” sebutnya ketika di temui di Kecamatan Bungursari.(YUSUP BACHTIAR)