Pabrik Jangan Sembarangan Buang Limbah B3

Kondisi bendungan Barugbug hitam dan bau.Foto: Nandang/ transjabar

transjabar_KARAWANG- Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Karawang sidak ke Bendung Barugbug Desa Situdam Kecamatan Jatisari Karawang
Selasa (14/8/2018) sekitar Pukul 10:00 WIB.

Keperihatinan Fraksi Partai berlambang pohon beringin itu dilatar belakangi oleh nasib masyarakat dan para petani di Kecamatan Jatisari yang selalu mengandaikan air dari bendungan Barugbug Situdam.

Setiap hari para petani dan masyarakat harus menghirup udara tidak sedap yang berasal dari limbah industri yang diduga dari limbah industri dari Kabupaten tetangga yakni Subang dan Purwakarta.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang Syukur Mulyono, kepada transjabar.com, mengatakan.

” Fraksi Partai Golkar merasa perihatin dengan kondisi ini, hal tersebut dikarenakan ada Industri yang sengaja membuang limbah berbahaya ke Bendung tersebut. Sehingga berdampak bau menyengat kepada warga di sepanjang Daerah aliran sungai (DAS) dan udara disekitar menjadi tak sedap dan menyengat hingga hidung Ju mengganggu pernapasan,” ungkapnya.

Pemkab Karawang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH)) dan Pemprov Jawa Barat harus lebih peduli terhadap penderitaan masyarakat. Jangan hanya diam saja rakyat dikorbankan, sebut dia.

Sementara Iyus Suryana , pemerhati lingkungan menambahkan, kondisi Bendung Barugbug kondisinya sudah dikatagorikan sangat parah pencemaran air limbah industrinya, dan ini harus menjadi perhatian serius untuk Pemerintah Kabupaten Karawang, tuturnya.

“Kemana saja selama ini pihak terkait dalam hal ini Pemerintah daerahnya dan DLH nya, Selama kurun waktu 12 tahun lebih para petani dan masyarakat di Jatisari harus menderita ISPA akibat dari baunya limbah. Setiap musim kemarau air Bendung tersebut kondisinya hitam pekat. Apalagi kalau pada malam hari bau nya menyengat,” kata Iyus.

Dikatakan Iyus, ini termasuk salah satu kejahatan lingkungan, pencemaran di sekitar DAS Bendung Barugbug tidak boleh dibiarkan, lambat laun masyarakat dan petani akan terinfeksi berbagai macam penyakit dari menghirup bau limbah industri yang sengaja di buang ke Sungai Cilamaya bermuara di Bendung Barugbug Kecamatan Jatisari, pungkasnya.(Nandang).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *