Ngabalur Ngariung Bareng Dulur

Foto : Aan Ansori/transjabar

transjabar _ Majalengka –  Dijaman era globalisasi saat ini baik di perkotaan ataupun Di pedesaan kalangan anak muda yang bergerak di bidang sosial sudah semakin jarang di temui, para kalangan anak muda yang memperhatikan para jompo dan anak yatim piatu.

Seperti pergerakan dari para pemuda blok manis Desa Jatisura Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka yang menggelar acara sosial peduli terhadap anak yatim dan panti jompo dilingkungan sendiri dalam sebuah acara Ngabalur ( Ngariung Bareng Dulur) dalam bahasa sunda yang berarti berkumpul sama saudara.

Dasar pemikiran Ngabalur menurut keterangan Deni Aryanto ketua panitia, bahwa di era globalisasi dan kemajuan teknologi rasa kekeluargaan makin terasa jauh, lebih dekat dengan Handphone pintarnya atau iPhonenya, ketimbang memupuk rasa persaudaraan, serta membangun komunikasi antar keluarga dan saudara dekat makin terasa jauh.

Maka dari itu, lanjut dirinya kami para pemuda Blok Manis Desa Jatisura mengajak saudara dan keluarga untuk berkumpul lagi agar rasa kekeluargaan kembali terkomunikasikan dengan baik.

Terselenggaranya acara ini berkat inisiatif dan sumbangan dari para pemuda untuk memberikan santunan bagi para anak yatim dan para jompo yang ada di lingkungan blok manis,”jelasnya. ( Aan Ansori ).