Mengaku Panik, Anton Mencekik RA Hingga Tewas

transjabar_ KARAWANG – Antoni Syafri Yusuf  ( 34) duda asal Palembang  yang menghabisi RA ( 12) dengan cara mencekiknya, akhirnya mengaku membunuh korban karena korban berteriak saat hendak diperkosanya.

RA abg yang tinggal di Kampung Rawasari RT 01/03, Desa Jomin Barat Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang  meninggal setelah tidak bisa bernafas akibat dicekik oleh  Antoni.

Didepan penyidik Polres Karawang, Antoni alias Anton mengaku kesepian karena selama 4 bulan ditinggalkan oleh istrinya. Pelaku membeberkan kronologis terjadinya pembunuhan terhadap korban.

“Saya minta dibelikan rokok, tapi korban tidak mau. Akhirnya saya kasih uang 100 ribu rupiah, lalu saya tarik ke kamar mandi, “ ujar dia.

Kemudian sesuai dengan pengakuan pelaku, langsung meraba kemaluan korban. Tapi karena korban terus berontak, akhirnya pelaku mengaku panik, karena korban berteriak.

“Tubuhnya saya dorong, dan saya pepetkan ketembok dan saya cekik sekitar 15 menit, “ungkapnya.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya kepada awak media mengatakan, pihaknya terus melakukan pendalaman terkait dengan kasus pembunuhan.

“Pelaku ini berupaya melampiaskan nafsunya ke korban, tapi karena korban berteriak, akhirnya pelaku panik dan mencekiknya,. Pelaku kami jerat dengan pasal 339 KUH Pidana, ancaman 20 tahun kurungan penjara, “ katanya. (NC).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *