Managemen PT. IL Jin Sun Akui Kondisi Keuangan Terseok Seok

TRANSJABAR.COM, PURWAKARTA – Manager HRD PT. IL Jin Sun Garment Dadang Suparman akui sejak 2017 tepatnya di bulan April kalau posisi managemen perusahaan dalam keadaan terseok – seok.

Bahkan dengan kondisi melemahnya keuangan perusahaan sebabkan tertundanya upah karyawan sehingga tidak terbayarkan dengan maksimal sesuai hak yang seharusnya diterimanya.

Namun demikian, ia katakan kendati dalam kondisi keuangan terseok – seok tetap managemen masih mendahulukan membayar ilah karyawan meskipun tidak maksimal.

Kalau memang pihak perusahaan tidak sanggup melanjutkan usaha harus ada keputusan yang jelas dan tegas. Tapi kalau memang mau melanjutkan produksi perusahaan yang ada di Indonesia. seharusnya juga memikirkan persoalan hak karyawan.

Namun demikian, dirinya juga tengah memperjuangkan hak hak karyawan. Bahkan dirinya juga cukup bersabar dengan kondisi ini. Selama 5 bulan ikuti perkembangan dipersidangan niaga agar perusahaan jangan sampai dipailitkan.

Sementara itu, Kadisnaker Titov, ia mengakui kalau kondisi Il Jin Sun sangat parah. Namun, kata dia, semua komponen agar tetap bersabar agar perusahaan tidak pailit.

Terkait dengan kondisi itu, Disnaker sendiri sudah melakukan koordinasi dengan pihak korea, dan korea juga dalam kerepotan untuk bisa membayar hak karyawan.

Bahkan, aset milik korea yang akan dijaminkan atau yang dijual jika terjadi pailit maka uangnya akan dibayarkan untuk uang pesanggon karyawan meskipun tidak mencukupi.

Dalam audensi pihak demonstran dengan pihak perwakilan perusahan di DPRD Kabupaten Purwakarta, Mr. Ku Won menyampaikan kondisi perusahaan sedang dalam kondisi lemah. Dan itu sudah disampaikan kepihak karyawan melalui perwakilan UPK SPSI.

Tapi karyawan tidak mau memahami kondisi keuangan yanga ada hanya butuh kepastian bagaimana haknya untuk dibayarkan.

Sedangkan Ketua Apindo Gatot Prasetyoko, SH dengan tegas mengatakan, satu – satunya jalan yaitu pihak owner harus segera membayar hak karyawan dengan menjual ased perusahaan.

Pihak owner yang ada di korea harus cepat tanggap dan segera membuat kuasa untuk menjual ased perusahaan kepada pihak managemen PT Il Jin Sun di Indonesia.

Agar dikemudiam hari tidak sampai ada tuntutan jika aset dijual.

Selanjutnya kata Gatot, jika hasil penjualan aset tidak mencukupi untuk membayar hak karyawan bisa dilakukan kesepakatan dengan pihak karyawan.(Tri).