M87 ITB Ajak Semua Elemen Tanam Pohon

Kades Jatimekar kemeja putih bersama Dasen Barus . Foto/transjabar

transjabar _ PUWAKARTA – Ir. Daten Barus Pembina Yayasan Mesin 87 ITB Bandung mengajak semua elemen untuk ikut peduli dukung program Pemerintah soal Citarum Harum.

Salah satu kepedulian itu dengan menanam pohon. Daten, mengatakan program yang dicanangkan pemerintah yakni penanaman pohon jika dilaksanakan secara bersama bukan tidak mungkin dari target 296 KM akan terealisasi sekitar 20 juta pohon.

“Kami ingin semua aktif dan peduli, mari kita laksanakan gerakan menanam pohon, “ajaknya pada transjabar.com, Kamis ( 20/9/2018).

Ia jelaskan, untuk penanaman di wilayah Purwakarta ini dikomandoi oleh Dandim 0609 Purwakarta dibawah naungan Satgas Pangdam III Siliwangi. ” Kita berharap target bisa terealisasi, kalau semua bergerak kami yakin program ini berjalan mulus, ” katanya.

Yayasan Mesin 87 ITB ini ungkap Daten, mempunyai program kerja mengelompokan bibit pemerintah dengan jenis tanaman ekonomis seperti tanaman buah – buahan dan jenis tanaman kayu ekologi.

“Titik  yang ada di Kampung Serpis, Karang Anyar Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur ini adalah salah satu lokasi pembibitan, ” ungkapnya.

Kemudian pihaknya mengakomodir kebutuhan bibit tanaman yang dibutuhkan masyarakat untuk ditanam. Ia berharap, masyarakat respon dengan kesadaran untuk menanam pohon. Paling tidak satu rumah satu pohon.

“Bibit kami datangkan dari Balai Cisadane dan Demaga Bogor, ” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Jati Mekar Kusnendar menyambut baik dengan langkah Yayasan M87 ITB, program pembibitan dan penanaman merupakan langkah positif yang baik dalam menunjang program pemerintah memuluskan Citarum Harum.

“Kami akan dukung sepenuhnya, saya berharap semua elemen masyarakat juga ikut peduli dengan program seperti ini. Termasuk instansi pemerintah, ” ajak dia.

Sehingga kata Kusnendar, jika semua bergabung ikut andil dalam program penanaman pohon, bukan tidak mungkin program sampai 2025 yang dicanangkan  Citarum Harum bisa  terealisasi.

“Program penyemaian ini ikami targetkan di titik berdekatan dengan tempat tinggal masyarakat. Terutama masyarakat yang tinggal di  area sungai, agar prorgram ini efektif, ” pungkasnya (ctr).