Sterilisasi Pelaksanaan Asian Games, Jibom Den Gegana Sat Brimob Antisipasi

Foto : Aan Ansori/transjabar

transjabar.com _ MAJALENGKA – TNI dan Polri dan Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar Kabupaten Majalengka menjadikan terorisme sebagai isu utama pengamanan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, khususnya dilokasi Canoe Slalom Bendung Rentang Jatitujuh Kabupaten Majalengka, menurut Kapolres AKBP Noviana Tursanurohmad,SIk,MSi, pihaknya sudah melakukan antisipasi sebelum Asian Games dimulai. Selasa (21/8/2018).

Petugas Kepolisian dibantu TNI bersenjata lengkap melakukan sterilisasi venue cabang olah raga Canoe slalom di Bendungan Rentang jatitujuh Kabupaten Majalengka, Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan keamanan kepada para peserta Asian Games 2018.

Kapolres Majalengka menyampaikan sterilisasi yang dilakukan TNI Polri juga mengecek kesiapan venue. Adapun untuk keamanan nantinya akan dilibatkan dari personel Polres Majalengka, Brimob Polda Jabar dan Kodim 0617/Majalengka.

Untuk pengamanan di lokasi pertandingan Canoe Slalom Asian Games, polisi akan melihat situasi dan kondisi. Semakin mengundang banyak orang, tingkat pengamanan akan semakin ketat. “Kita akan lakukan pengamanan ketat di lokasi Pertandingan Canoe Slalom dihari Pertama ini, mereka akan mulai bertanding hari ini pada 21 Agustus sampai 23 Agustus 2018.

TNI Polri Majalengka bersama Panitia pelaksana Asian Games 2018 atau Inasgoc telah menutup atau melakukan sterilisasi di Lokasi Canoe Slalom Rentang Jatitujuh Majalengka untuk kepentingan Asian Games. Di lokasi Canoe Slalom itu diperkuat pengawasan dari TNI dan Polri. ( Aan Ansori ).