Ini Kendala Dana Desa Tahap Ketiga Terlambat Cair

TRANS JABAR.com, Purwakarta – Selain soal urusan pekerjaan yang diduga bermasalah, pajak belum dibayarkan, dan SPJ berkaitan dengan pencairan Dana Desa ( DD) tahap ketiga di tahun 2018 yang belum diselesaikan pihak desa. Ada persoalan yang sangat urgent, dan berpotensi sangat menghambat proses pencairan dana desa tahap ketiga.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Permberdayaan Desa Kabupaten Purwakarta Heru Agusrianto mengatakan, belum bisa dicairkanya DD untuk tahap ketiga, kendalanya banyak faktor. Selain soal kelengkapan SPJ, faktor lain yaitu soal terganggunya jaringan sistem On Span

Ia jelaskan, dari jumlah desa yang sudah memenuhi ketentuan mekanisme proses pencarian tahap lanjutan hingga saat ini sudah mencapai 124 desa yang tersebar di 10 Kecamatan, yakni Kecamatan Maniis, Bojong, Pondoksalam, Sukasari, BBC. Campaka. Daragdan. Maniis. Purwakarta, Tegalwaru. Bungursari dan sebagian Sukatani

Sementara sebanyak 26 desa yang hingga saat ini belum menyerahkan SPJ terkait dengan hasil pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana desa. Namun demikian, kata Heru dari jumlah pemdes sebanyak 124 desa yang  sudah menyerahkan persyaratan pencairan sudah memenuhi persyaratan, sehingga proses pencairan bisa dilakukan.

Secara tehnis, bagi 124 desa yang sudah menyerahkan SPJ tahap pertama dan kedua, sudah bisa dicairkan. Namun, harus diakui, dari target di bulan September 2018 tahap ketiga sudah bisa dicairkan tapi terhambat.

Persoalanya, kata Heru terhambatnya proses pencairan disebabkan karena sistem On Span yang kerap mengalami gangguan jaringan, sehingga untuk mengakses laporan sesuai dengan keinginan Kementrian Keuangan RI mengalami hambatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kementrian Keuangan RI melalui KPPN. Alhamdulilan menemukan solusinya, KPPN mengusulkan agar menggunakan jaringan On Span milik KPPN, “ katanya ketika memberikan keterangan pada transjabar.com, Selasa ( 2/10/2018).

Biasanya, kata Heru kalau jaringan On Span tidak ada gangguan, proses pengiriman data setiap harinya bisa 10 sampai 20 desa diakses. Namun, karena jaringan terganggu sehingga setiap harinya kisaran 4 – 5 desa saja.

“Kalau yang 124 desa semuanya sudah di entry, tinggal 59 desa lagi yang masih dalam proses entry ke On Span. Mudah – mudahan beres semua entry. Kemudian pengajuan pencairan, paling lambat  3 sampai 4 hari dari awal pengajuan dana sudah bisa masuk ke rekening desa,“ terang dia.(ctr).