DAERAH  

Bupati Sunjaya Antusias Mekarkan Cirebon

TRANSJABAR.com, Sumber – Bupati Cirebon Dr H Sunjaya Purwadisastra MM MSI menyambut dan mendukung rencana pemekaran wilayah Kabupaten Cirebon yang diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurut Bupati Sunjaya, usulan pemekaran wilayah Cirebon telah diperjuangkan dirinya sejak awal kepemimpinannya sekitar tahun 2015.

“Rencana pemekaran di wilayah Cirebon ini baik Kabupaten Cirebon dan Indramayu telah masuk usulannya ke DPR RI. Bahkan sejak tahun 2015 saya sudah menggusulkan pemekaran Kabupaten Cirebon,” ungkap Bupati Sunjaya.

Bupati Sunjaya akan mengajak tokoh-tokoh masyarakat di wilayah Timur Cirebon untuk menindaklanjuti rencana serta tahapan yang harus ditempuh untuk memekarkan Kabupaten Cirebon.

Namun demikian ketika ditanya ada keinginan atau gambaran ibukota Kabupaten Cirebon Timur, Bupati Sunjaya mengaku belum terpikirkan.

“Untuk ibukotanya ya belum. Tapi pemekaran yang sudah diusulkan ke Pemerintah Pusat ini nanti setelah moratorium pembentikan daerah otonomi baru (DOB) dicabut, pemekaran Kabupaten Cirebon dan Indramayu akan secara otomatis. Kita akan bicarakan terlebih dahulu dengan tokoh-tokoh masyarakat,” jelas Bupati Sunjaya.

Tidak hanya rencana pemekaran Kabupaten Cirebon, Bupati Sunjaya malah telah bervisi lebih luas dengan mengusulkan pembentukan Provinsi Cirebon.

“Kalau untuk pemekaran Cirebon ini sebetulnya akan menjadi sebuah propinsi. Otomatis akan dimekarkan beberapa kabupaten termasuk Cirebon dan Indramayu. Ini yang sejak awal pertama saya menjabat mengusulkan ke DPR RI tahun 2015 untuk menjadikan Cirebon sebagai propinsi,” papar Sunjaya.

Usulannya menjadikan Cirebon sebagai propinsi melihat potensi yang dimiliki Kabupaten Cirebon lebih lengkap dibandingkan dengan Banten. Dari potensi alam dan geografis, Kabupaten Cirebon lengkap memiliki gunung dan laut.

“Justru dibandingkan dengan Banten, Kabupaten memiliki potensi yang cukup untuk sebagai propinsi. Cirebon memiliki (bandara) Penggung, punya laut yang strategis, memiliki gunung dan potensi ekonomi lainnya juga cukup. Selain itu masyarakatnya juga tidak termasuk kategori miskin . Sehingga kalau Cirebon menjadi propinsi tidak akan lama bisa sama seperti propinsi maju lainnya. Maka saya sangat antusias untuk Cirebon menjadi propinsi,” jelas Sunjaya. (Falah).