Gempa Sukabumi Tidak Berpotensi Tsunami

Transjabar.com – Kepala Stageof BMKG Bandung Teguh Rahayu menyampaikan bahwa, gempa bumi yang terjadi di Sukabumi tidak berpotensi tsunami, ia katakan, hasil analisa BMKG menunjukkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7.

” Ini gemba bumi masih jenis gempa bumi dangkal, ini akibat aktivitas subduksi lempeng, ” ujar Teguh Rahayu, Senin, 31 Oktober 2022 pada media.

Ia menjelaskan, bahwa berdasarkan guncangan BMKG dan laporan masyarakat, gempa bumi yang terjadi di Sukabumi, getarannya sampai ke wilayah Pangadaran, Cianjur, Tasimalaya dan Garut Selatan.

” Ya panggarangan Skala Intensitas III MMI, getarannya dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, ” jelasnya.

Termasuk kata Rahayu, getaran jug dirasakan masyarakat di wilayah Bandung Barat, Majalengka, Sukabumi, Bayah dan Gunung Kencana dengan Skala Intensitas II – III MMI.

Itu artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Bahkan, getaran gempa juga dirasakan wilayah Tangerang dengan Skala Intensitas II MMI.

Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa ini berpusat di 87 km Barat Daya Kota Sukabumi dengan kedalaman 20 km.(son/red).