CIREBON | Transjabar.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh insan pers di wilayah Cirebon. Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Cirebon Raya menggelar aksi sosial dengan membagikan 550 porsi takjil gratis kepada masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Larangan, Kota Cirebon.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/03/2026) di Jl. Larangan, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Setelah pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang digelar di RM Soto Boyolali (SSB) Larangan.
Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Meskipun hujan turun dengan intensitas cukup deras saat kegiatan berlangsung, hal itu tidak menyurutkan semangat para pengurus dan anggota AMKI Cirebon Raya untuk tetap berbagi kepada masyarakat.
Ketua AMKI Cirebon Raya, Rudi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial insan media terhadap masyarakat, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Walaupun hujan turun cukup deras, hal itu tidak menghalangi semangat kami untuk tetap berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris AMKI Cirebon Raya, Teguh Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi sosial semata, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan solidaritas antar anggota AMKI Cirebon Raya.
“Selain berbagi kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan serta solidaritas antar anggota AMKI Cirebon Raya agar tetap kompak dalam menjalankan peran sebagai insan pers yang profesional dan berintegritas,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua AMKI Cirebon Raya Rudi, Dewan Pakar M. Toto dan Said, Sekretaris Teguh Santoso, Bendahara Umum Dodi, serta jajaran pengurus dan anggota AMKI Cirebon Raya lainnya.
Aksi berbagi takjil yang dilakukan AMKI Cirebon Raya ini tidak sekadar menjadi agenda rutin Ramadan, namun juga mengandung makna kuat bahwa insan pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari gerakan sosial dan kemanusiaan.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pers saat ini, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat serta menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban, sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur di bulan suci Ramadan.
( Ade falah )



