SMK TI Muhammadiyah Mutu Cikampek Gelar Vaksinasi Massal

Karawang|Transjabar.com – Upaya menurunkan angka penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah, SMK TI Muhammadiyah Mutu Cikampek, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kabupaten Karawang tengah melaksanakan Vaksinasi massal sekitar 1200 vaksin bagi para siswa dan sekitarnya di halaman sekolah, Sabtu (18/9/2021).

https://youtu.be/WSVpguPckeg

Kepala SMK TI Muhammadiyah Mutu Cikampek Dede Setia Budi, S.Hut. MM mengatakan, giat vaksinasi massal bagi para siswa tersebut dengan tujuan untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity, juga agar lebih nyaman, pokus dan terkendali dalam penanganannya.

“Kekebalan kelompok itu tidak hanya untuk tenaga pengajar saja yang divaksin karena harus melibatkan siswa, maka siswa 70 persen harus divaksin,” kata Dede saat dihubungi di ruang kantor.

https://youtube.com/shorts/pHSds8l1k8w?feature=share

Dede juga menjelaskan, berdasarkan SKB 4 menteri berkaitan aturan pelaksanaan PTM, sarana dan prasarana sekolahnya sudah memenuhi syarat.

“Pasilitas protokol kesehatan sudah terpenuhi dan tenaga pengajarnya pun telah divaksin semua. Bahkan kita sudah mengantongi izin dari Kantor Cabang Dinas atau KCD Pendidikan provinsi Jawa Barat Wilayah IV Kabupaten Karawang setelah melakukan simulasi PTM selama 2 Minggu,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan awak media dalam pelaksanaan giat vaksinasi massal tersebut ditangani oleh tenaga kesehatan dari kepolisian Resor Karawang. Adapun kondisi pelaksanaan vaksinasi massal tersebut nampak suasana tertib dan lancar sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Sedangkan, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cikampek Rusyana, M.pd menuturkan, sangat mendukung sekali dengan adanya vaksinasi massal di sekolah Muhammadiyah tersebut. Sehingga organisasi Muhammadiyah merasa terbantukan dalam vaksinasi tersebut.

“Itu merupakan visi dan misi kami karena yang banyak menggembar-gemborkan vaksin itu Muhammadiyah yang luar biasa membantu pemerintah dalam penangan COVID-19 dari awal sampai vaksinasi, Muhammadiyah di depan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Mahfudin, S.pd menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan dengan matang dan semaksimal mungkin dalam penangan giat vaksinasi massal tersebut.

“Kami sudah terbiasa menangani setiap even atau acara, walaupun kondisi acaranya mendadak. Untuk vaksinasi massal ini kami melibatkan 20 orang baik dari tenaga pengajar maupun para siswa dari Organisasi Pelajar Muhammadiyah,” imbuhnya. (Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *