Satim Korban Pembacokan Minta Keadilan

Karawang|Transjabar.com – Pasca anggota Polres Karawang/Polda Jabar (1/7/2021) menangkap Suryana pelaku pembacokan atas laporan Satim korban pembacokan warga Dusun Sumur Selang, RT 03,RW 05, Desa Cimahi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Kamis,(7/6/2021).

Satim minta keadilan, dan meminta pelaku pembacokan sebaiknya dihukum sesuai dengan perbuatanya. Ia korban kebrutalan pelaku Suryana.

Ia mengaku heran dan ngak habis pikir dengan kelakuan keluarga pelaku. Budi Pratama anak dari pihak keluarga pelaku melapor balik ke Sat Reskrim Res. Karawang Nomor : LP/B/881/VII/2021/SPKT/POLRES KARAWANG /POLDA JABAR tanggal : 2 Juli 2021 terhadap Satim pihak korban pembacokan. Namun, Satim menyatakan dirinya tak akan gentar menghadapi laporan balik tersebut.

“Saya tahu itu langsung dari istri pelaku yang memperlihatkan surat laporan dari kepolisian,” ungkapnya saat dihubungi, Sabtu (10/7/2021).

Satim menjelaskan, laporan balik tersebut hanya dibuat – buat saja. Adapun yang dilaporkan terhadap dirinya hanya fitnah belaka dan bisa katagorikan laporan palsu

“Saya punya saksi, sebelum terjadi pembacokan, Budi (anak pelaku), saya ajak bicara baik – baik dengan merangkulnya supaya jangan terjadi salah paham. Tapi tiba – tiba saya dibokong dengan sabetan golok dari belakang sama orang tuanya,” tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan melaporkan balik juga atas laporan Budi anak pelaku tersebut. Menurutnya, hal tersebut telah mencemarkan nama baik dirinya dan pemalsuan laporan pada Kepolisian.

Sementara Dede hermawan selaku saksi peristiwa tersebut mengatakan, pada saat itu dirinya melihat hanya sebatas cekcok mulut saja tidak ada penganiayaan fisik terhadap Budi.

“Saya sempat melerainya, pada waktu itu saya sedang service motor di bengkelnya Satim,” ucapnya.

Hal senada disampaikan saksi lain Komar, dalam peristiwa tersebut tidak ada sama sekali kedua belah pihak saling baku hantam, apalagi terjadi penganiayaan fisik terhadap Budi.

“Saya berada disana ketika itu sedang ngelas motor, sepengetahuan saya tidak ada lagi orang lain yang mengetahuinya,” tutupnya.(dd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *