Jadi Agen Perubahan Perangi Korupsi, DPD GMPK Cirebon Lantik PAC Susukanlebak

Cirebon | Transjabar.com – Dewan Pengurus Daerah Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPD GMPK) Cirebon melantik pengurus anak cabang (PAC) GMPK Kecamatan Susukanlebak, Sabtu 27 Maret 2021 di Desa Sampih Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon.

Ketua DPD GMPK Cirebon, Siswanto Hartoyo memimpin prosesi pelantikan Ketua PAC Susukanlebak Suherman bersama wakil ketua, sekretaris dan bendahara PAC. Sebelum dilantik para pengurus mengucapkan fakta integritas dan berjanji akan sekuat tenaga mewujudkan tatanan masyarakat tanpa korupsi.

Acara pelantikan juga dihadiri Penasehat DPD GMPK Cirebon Kuwu Sumad Suparman, Sekretaris DPD GMPK Cirebon Yayan Nuryadin bersma pengurus DPD Cirebon, Ketua PAC Kecamatan Karangsembung Kuwu Rusmanto, serta dari PAC lainnya dan masyarakat desa di Kecamatan Susukanlebak.

“Saya ucapkan selamat kepada Pak Kuwu Suherman beserta pengurus PAC Kecamatan Susukanlebak yang telah bersedia dilantik. Ini merupakan sebuah lompatan besar untuk perubahan lebih baik di masyarakat. Karena setiap anggota dan pengurus GMPK harus siap menjadi agen perubahan dalam mencegah dan memerangi korupsi. GMPK mencegah tindakan korupsi dengan memberikan solusi serta pemberdayaan ekonomi,” papar Siswanto.

Sebagai Ketua DPD GMPK Cirebon, Siswanto meminta kepada seluruh pengurus dan anggota harus menjaga marwah dan branding GMPK di Cirebon. Anggota GMPK harus menjadi tangan di atas, tidak boleh menjadi tangan di bawah 

“Anggota GMPK dilarang meminta sumbangan, apalagi yang lain. Ketahuan ada indikasi meminta-minta dalam bentuk apapun, maka akan kami pecat saat itu juga. Hal ini tegas kami lakukan bukan sekedar branding, pembeda bagi yang lain. Tetapi yang paling mendasar adalah membentuk pola pikir dan mentalitas serta integritas,” tegas Siswanto.

Sementara Ketua PAC GMPK Kecamatan Susukanlebak, Kuwu Suherman berterima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota GMPK Cirebon. Dirinya berharap mendapatkan dukungan semangat untuk bersama bergerak sebagai agen perubahan.

“Apalagi dengan program pemberdayaan di bidang pertanian Sorgum serta pengentasan soal sampah di desa. Ini akan menjadi sejarah besar di Kabupaten Cirebon bahkan di Indonesia. Untuk itu saya mengajak kepada seluruh anggota dan masyarakat desa untuk ikut bergabung bersama GMPK dan menanam Sorgum. Dari hasil yang ada nanti bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” ungkap Kuwu Suherman. (*)

Laporan: Supriatna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *