Aksi Demo Mahasiswa, Pengendara Keluhkan Pemkab Tutup Akses Jalan

Karawang|Transjabar.com- Menyusul gelar aksi mahasisa, Jum’at (22/5) tembok penutup jalan RDB – Pemkab, ikut disegel. Penyegelan kantor bupati dan wakil bupati, merupakan bagian dari lintas mahasiswa di Karawang, akibat tidak transparannya penanganan pandemi covid 19.  
         
Menurut Ihsan, Korlap aksi demo, kita ingin penerimaan bantuan pandemi covid, dibuka secara transfaran secara online. Hal ini, agar keberadaan bantuan tersebut, mudah diakses, baik dari segi jumlah penerimaan, maupun penggunaannya.
           
Dalam hal ini, kata Ihsan, jangan sampai, sekitar alokasi dana APBD tidak singkron penggunaanya, antara Dinsos sama Pemkab. Sangat ironis, seorang Kepala Dinsos saat ditanya wartawan sekitar besaran dana APBD untuk warga terdampak Covid, jawabannya harus ke Sekda.

Terkait dengan kebijakan penutupan akses jalan strategis oleh Pemkab Karawang menyusul aksi mahasiswa menuai kritik dari sejumlah pengendara.

“Jamanya orla sampai dengan orba, baru rezim sekarang yang menutup jalan Singaperbangsa hingga akses menuju gedung DPRD saat ada aksi demo mahasiswa, jelas ini merugikan kami rakyat Karawang,” ujar Endang Bahtiar.(jay).         
             

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *