Tampung Aspirasi Buruh, Ini Dilakukan Gubernur Jabar

Bandung|Transjabar.com- Aksi demo buruh dan mahasiswa yang terjadi selama tiga hari ini dalam rangka menolak UU Cipta Kerja / Omnibuslaw yang dianggap merugikan rakyat Indonesia. Sejak Selasa ( 6/10/2020) sampai dengan hari ini Kamis ( 8/10/2020) aksi demo yang terjadi hampir menyeluruh dinegeri ini termasuk di kabupaten / kota di Jawa Barat meminta agar UU yang dianggap menyesatkan rakyat dibatalkan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mendatangi demonstran, dan akan menyampaikan aspirasi buruh terkait dengan penolakan UU Omnibuslaw. Ridwan Kamil mengatakan bhawa surat yang akan disampaikan ke Presiden RI sudah ditandatangani.

Menurut Ridwan, isi surat yang akan disampaikan ke Presiden RI, pertama surat tersebut adalah menyampaikan asipirasi buruh yang menolak UU Omnibuslaw, kedua isi surat meminta kepada Presiden untuk meminimal menerbitkan Perpupenganti UU, karena proses UU masih ada 30 hari untuk dilakukan revisi sebelum ditandatangani oleh Presiden.

Dalam kesempatan itu Ridwan Kamil juga meminta kepada aksi demontran agar tertib dalam melakukan aksinya dan tidak sampai merusak prasarana dan fasilitas umum. Hal itu diiminta agar aksi demo tetap berjalan tertib aman dan damai. Mengingat aksi buruh yang dilakukan sudah jelas, yaitu menolak UU Omnibuslaw.
Purwakarta Lumpuh

Sementara aksi kawan kawan buruh di wilayah Purwakarta yang mulai longmarch dari arah Sadang menuju DPRD Kabupaten Purwakarta membuat lumpuh Purwakarta, aksi yang dilakukan sejak pukul 07.00 Wib sampai dengan siang arus lalu lintas mulai Jalan Veteran sampai Jalan Baru, Cipaisan tutup total.

Aksi demontran yang jumlahnya mencapai ribuan membuat jalur utama menuju jantung kota macet, bahkan terpantau jalur jalur tikus dari dua arah juga mengalami kemacetan akibat kendaraan yang terus memadat.

Sebelumnya aksi pertama dan kedua yang dilakukan demonstran di gedung putih DPRD Kabupaten Purwakarta mengalami keos, aksi buruh yang mulai anarkis mendapat perlawanan sengit dari aparat kepolisian yang sudah berjaga jaga.

Bahkan pagar besi berhasil dirobohkan para demonstran yang mulai kesal dan ketidakpercayaan terhadap wakil rakyat

Laporan : son/triadi/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *