Agus Suherlan: Ini 5 Kecamatan di Purwakarta, Sentra Manggis dan Sayuran

TRANSJABAR.COM, PURWAKARTA – Launching ekspor buah manggis asli Purwakata ke negara Tiongkok atau China, sebanyak 3.010 ton, sangat membanggakan para petani komoditi buah manggis di wilayah Purwakarta. Betapa tidak, dengan kepastian ekspor manggis tersebut menambah ‘gairah’ baru bagi para petani milenial dalam mengembangkan dan mengelolah lahannya untuk ditanami manggis.

Disela acara launching ekspor manggis, yang bertempat di Tajug Gede, Cilodong-Bungursari, Purwakarta, Rabu (27/2/2019), Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Purwakarta, Agus R Suherlan mengatakan wilayah Purwakarta memiliki topografi yang bervariasi. Dia menyebutkan ada 5 kecamatan yang menjadi sentra buah-buahan dan sayuran, yakni Bojong, Darangdan, Wanayasa, Pondoksalam dan Kiarapedes, terangnya.

Untuk buah manggis, lanjutnya di Purwakarta sudah ada beberapa eksportir yang memberikan kemudahan bagi para petani-nya. “Pada bulan Februari ini akan panen manggis sebanyak 50 ribu ton,” ucap Agus. Menurutnya luas lahan perkebunan buah manggis di Purwakarta, ada sekitar 1.400 hektar, di 5 kecamatan tersebut dan untuk masalah harga hingga saat ini semakin bagus atau ada peningkatan karena ada dua eksportir tersebut, dari Rp 12 ribu per-kg dengan adanya ekspor maka menjadi Rp 28 ribu per-kg, kata Agus. “Dan, manggis yang di ekspor ini, merupakan hasil budidaya dari para petani manggis milenial,” ujarnya. (Ron/Ril).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *