PJU Kebon Kembang Cikampek Mati dan Kabel Terhampar ke Tanah

Cikampek|Transjabar.com – Sejumlah 5 titik Penerangan Jalan Umum atau PJU mati ditambah 2 titik kabel terhampar ke tanah di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) atau sering disebut Kebon Kembang Cikampek, desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.

“Untuk itu kepada Pemkab Karawang yakni Dinas PRKP Karawang, kami mohon segera diperbaiki, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan bagi masyarakat,” kata Kriswanto A.Md Kepala Desa Cikampek Timur saat dihubungi, Rabu (13/10/2021) sore.

Kris menyebut, mati lampu dan terhamparnya kabel tersebut disebabkan tertimpa ranting yang jatuh dikala musim hujan.

Kebon Kembang atau hutan lindung itu disamping jalan penghubung antara Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta juga dijadikan area destinasi wisata kuliner.

“Kami mohon kepada pemangku kebijakan ke depan PJU Kebon Kembang minta ditambah dan instalasi kabelnya pun ditanam di bawah tanah,” ungkapnya.

Senada yang disampaikan Mantri KHDTK Hendi, lampu PJU Kebon Kembang itu mati sekitar 2 bulan lebih dan kabel yang terhampar ke tanah sudah sekitar 1 Minggu.

” Saya sangat berharap sekali kepada instansi terkait untuk segera dinyalakan kembali. Karena ini wilayahnya hutan juga, kalau gelap kan dikhawatirkan terjadi kerawanan kejahatan atau orang yang melintas tertimpa ranting yang jatuh,” ucapnya.

Sedangkan koordinator pedagang Kebon Kembang Ombi Rimba mengatakan, PJU yang ada di Kebon Kembang itu sangat berguna sekali bagi pengguna jalan.

“PJU ini sangat penting untuk keamanan dan kenyaman pengguna jalan atau masyarakat pada umumnya,” ujar Ombi.

Sementara Yogi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman atau PRKP Kabupaten Karawang saat dihubungi melalui WhatsApp mengatakan, pihaknya berjanji segera akan memperbaiki beberapa PJU yang mati dan kabel yang terhampar tersebut.

” Dikhawatirkan terjadi apa – apa untuk mengantisipasinya sementara ini matikan aja NCB atau KWH yang ada di box panel, besok sy akan estimasi,” ungkapnya.

Tindakan seperti itu, mematikan atau menurunkan NCB tersebut, kata Yogi, dikarenakan tim teknisi masih berlangsung memperbaiki PJU di daerah lain.

“Jadi besok tim teknisi saya akan alokasikan kesana (Kebon Kembang),” paparnya. (dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *